Desember 28, 2011

some research


Pas jaman kuliah dlu, saya buat (ehm) gank, ok not a kind of gank that doing some criminal things ya..its just kelompok belajar (hoek cuih) yg klo belajar berkelompok malah jd ga belajar mwhahahahaha... Kami ber 10 cewek semua, kami dari berbagai macam tingkah laku, ada yg supel, ada yg gaul, ada yg kutubuku, ada yg cantik, ada yg pemalu tp pintar dan bijaksana-->ini saya nih kyknya ^_^V 
over all, kami memang saling mengisi, saling mempengaruhi, saling meniru..you named it. tp dalam satu hal kami dipisahkan oleh betapa bedanya pribadi kami, yaitu pada saat waktu nya beribadah. yaaa selain agama kami beda2, tp bukan itu saja, kami yang se agama pun beda2, ada yg memang mau dan bangga menunjukkan kalau kami beragama (baca: mau solat setiap waktu nya) dan ada yg cuek sama agama, yg penting di KTP gw jelas. walaupun kami ngga nakal, kami sama sekali ngga pernah minum2an keras, main cowo, atau pun judi (yaeyaaalaahhh..kyk rhoma irama bgt sih-->lagunya ya bukan org nya) berangkat dr situ saya sadar, klo keyakinan seseorg akan adanya Tuhan tuh sangatttttt pribadi.

walaupun kami kemana2 selalu bareng, spt kata Rangga di film AADC "ga punya pendirian" tapi dalam hal beribadah kami berbeda. bisa dibilang kami dipisahkan oleh waktu sholat, saat adzan memanggil (ini bukan judul film yah, though inspired ya buat jd judul film^_^) kami perpisah di depan musolla. kami(termasuk saya) yang memilih sholat sekali dua kali mengajak, saat mereka tidak mau, bukan kami tidak sayang, tapi kami menghormati pilihan mereka, hey ibadah is also an option, the next after you choose a religion.
tahun berlalu, semakin banyak org yang saya temui semakin saya sadar, bahwa memang buat umur yang mempengaruhi pola ibadah seseorang, bukan gaya berpakaian, bukan tutur kata, bukan tingkah laku, gaya beribadah seseorang tidak bisa dilihat sedangkal itu, saya pernah punya temen penyanyi rock, hampir tiap mlm manggung di cafe di bilagan pondok indah. tapi ngga jarang saya menemukannya tersungkur di musolla setiap sebelum kelas di mulai, dr situ saya ngga pernah menilai seseorang dari apa yang saya lihat dengan mata dunia saya.

Saat ini, diusia saya yg ke 25, ok ehm..ke 27..eh skrg tgl brp yah? 28 desember??? oke saya udah 28 (puassss????!!!) saya perhatikan sekeliling saya, I did some little reserach, bagaimana pola ibadah seseorang dilihat dari kacamata org lain. sama sekali ga berbanding lurus. ada cewek jilbab, ibadah rajin tp ternyata bermasalah dengan kesetiaannya, ada seorg bapak, berpangkat, berwibawa, tapi saya sama sekali tidak pernah melihatnya menyentuh ruang musolla (yg ini saya harap dia sholat somewhere else), dan saya??? ngga adil klo saya tidak menjudge diri saya sendiri. saya ini pribadi yang mengikuti arus, untungnya saya itu bergaul dgn org2 yg tepat, waktu SMA, saya bergaul dgn beberapa anak rohis walaupun saya ga gabung rohis but it would be good for my soul to exchange view with them, kuliah D3, saya juga temenan sama beberapa anak2 yg rajin ke musolla, kuliah S1, pacar saya ehm..iya yg skrg jd suami ga pernah lepas ngingetin saya utk solat kapan aja dimana aja, makasi ya bebeb hehehehe nah pas kerja berpindah2 kantor, saya mendapati semakin individualisnya org2, kami bisa bercengkrama bersama, tp urusan ibadah kami bener2 I mean bener2 masing2.

kadang dalam sebulan saya hanya bertemu org yang sama di musolla, di jam yg sama, mungkin saya bisa berprasangka baik klo memang org itu solat di jam yg berbeda dgn saya ya..amin insya Allah. tp saya juga menemukan klo ternyata ada sebagian org yang mau beribadah bila diingatkan (seperti saya kadang2;p) makanya kita kudu jeli dalam memandang, ngga setiap org malas mengingat tuhan ada sebagian org yang hanya butuh sedikit motivasi utk MAU melakukannya.

yang saya sedih,ada beberapa org yang ketika diajak mengingat tuhan, hanya berkata:"salam deh" like it was some kind of jokes ^_^ so sad to hear that. saya juga pernah ngalamin ngingetin org dan dapet reaksi kyk gini, kapok?? mungkin, tp keesokkan harinya saya ulangi ajakkan saya, dan waktu dia balas hal yang sama, saya bilang" Dia ga salam balik tuh kemaren,mungkin lo disuruh kasih salam sendiri kali" hehehe
dulu bahkan pada saat jaman PKL ke malang-bali-Yogya, selama 10 hari saya di doktri oleh seorang dosen yang atheis, dia bilang, enakkan di neraka, ketemu sama artis2 cantik, di dunia bisa berbuat apa aja tanpa perlu takut sm Tuhan mu. dalam hati (iya..hanya dalam hati, betapa pengecutnya saya dalam membela Tuhan sy) saya berkata: kalau di dunia dia ngga inget tuhan, apabila dia mengalami kesulita, kemanakah dia mengadu?? karena seriously, kadang, saat saya sedih, saya punya masalah hati, dan ngga tau harus kemana, I simply ask Him to hear me, after that I feel better. jd nikmat di dunia ini bukan hanya akal-pikiran-kecantikka-kegagahan-kekayaan, buat saya dan sebagian org lainnya, nikmat di dunia ini termasuk kesadaran bahwa kita punya iman yang harus dipelihara, bukan hanya di letakkan di kartu identitas semata. 

saya belum sempurna, I'm waaayy from it, tapi setiap hari disetiap kesempatan I did some research, not to other people's life but in mine, how far I would go for Him? how far I would do things for Him? how far I would seek for His mercy? ^_^


ps: ide nya diambil dari meninggal nya sahabat SMA saya karena sakit tumor otak, we'll miss you Dit! Allah Loves you even better, can't aggree more with Him T_T

Desember 27, 2011

NOTULEN?? kecilll....

this is about the things I ended up laughing when I remind about this.

Agustus 2011,

baru beberapa hari gabung sama kantor baru, langsung diminta buat jd notulen rapat. oke, sapa takut? apa sih susahnya nyatet point2 penting yg dateng dr mulut sang head of departemen dan sang bos besar. eeehh pas masuk ruang meeting, kyk nya kudu ditarik deh kata2 gw sekaligus diapus pake tip ex. ternyata eh ternyata pengalaman kerja selama 6thn diperusahaan jasa dan bukan di bidang bisnis otomotif sama sekali ngga membantu gw buat jd notulen hari itu, these I draw the dialog at that time:
gw (L) : masuk keruangan duduk manis bawa note book dan pulpen (jgn dikira gw dikasi notbook bener yah modal gw bener2 manual)
bos gw (B): ok have a seat, now start with sales marketing division
bos SM: so , I need to inform about X11M sales project and the Hose and pipe....bla..bla..
(L): keheula..ke heula..itu apaan tuh? ga ada terjemahannya yah di layar bawah??

itu baru satu boss doank, dan kebayang masih ada 8 org lainnya yg antri akan preentasi di acara weekly meeting kali ini, meteee deh gw..sepanjang rapat kerjaan gw cuman, nulis, garuk2 kepala, nulis-apus, corat coret apus, nulis lg, pas sls meeting, tulisan yg gw hasilkan cmn 2 kalimat, haduuuuhhhh

nyesel saya menyepelekan tugas jd seorg notulen terutama notulen dgn kapasitas otak pas2an macam saya ini. *sigh*

Desember 05, 2011

Hoping for an early Birthday Gift

Setelah 'telat' mens selama 8hari dan bolak-balik testpak tidak kunjung +, which is suatu hal yang tidak pernah saya alami seumur hidup saya, kecuali pada saat hamil si neng Biya, kami- saya,suami,Biya memutuskan untuk periksa ke dokter kandungan.
HPHT saya sebelumnya tgl 27 Oktober, sampai hr ini pun saya belum kedatangan tamu bulanan saya. menurut dokter Budi Santoso, Harapan Bunda Ps.Rebo, setelah memeriksa melalui USG transvaginal, beliau mendapati penebalan rahim yang diterjemahkan dapat berarti 3 hal: Tidak hamil, penebalan karena rahim akan mengeluarkan darah haid; Hamil, penebalan dimaksudkan karena akan dipersiapkan untuk penanaman janin;Hamil, krn tidak terdeteksi tumbuhnya kantung janin maka ada kemungkinan hamil diluar kandungan dan harus di kuret

Fuiiihhh...jadi deg2an.
saya pikir mengetahui seorang wanita hamil atau tidak sangat mudah proses nya. seperti kejadian saya hamil neng Biya dlu. telat 4hari saya testpak dan positif, lalu saya periksa ke dokter dan dinyatakan benar2 hamil. namun kali ini, ternyata tidak seperti dugaan saya.
menurut dr.Budi kemungkinan hamil ada, karena beliau mendapati hal yang tidak biasa di rahim saya, kemudian saya di berikan vitamin asam folat dan klo tetap tidak haid saya diminta kembali 3minggu mendatang pada saat vit tersebut habis.

setelah Biya berumur 2thn, keinginan saya dan diamini suami untuk punya anak sudah menggebu, karena sebelumnya terhambat proses caesar kelahiran anak pertama maka saya memutuskan untuk menunda sampai lebih dari 3thn pada saat melahirkan anak kedua dengan harapan saya dapat merasakan pengalaman melahirkan normal.

akhirnya setelah perjalanan panjang (*lebay) saya menghentikan KB spiral saya bulan lalu, dan sejak itu smp saat ini kami ma sih berharap segera dapat momongan lagi. ^^ saya selalu suka bulan desember, bukan karena dibulan ini saya lahir, tapi karena dibulan ini tutup tahun, dimulai nya suatu harapan baru di tahun yang baru, dan kemudian melupakan menyelesaikan resolusi selama 12 bulan kebelakang. tapi overall saya berharap di bulan desember ini I have an early birthday gift from Allah, an opportunity to experienced once again a beautiful process of being a mother for a baby^-* aminnnn

November 29, 2011

Good bye


Kemarin, 29 November 2011

salah satu sahabat berduka, suami tercinta nya meninggal dunia karena serangan jantung. so sudden, paginya sang suami masih mengantar sahabar saya untuk pergi kekantor, mereka masih berpisah seperti biasa, ngga ada firasat, ngga ada pertanda, hanya rasa kosong yang besar saat tau sang suami pergi..meninggalkan dia dan calon bayi mereka yang masih di kandungan dengan usia 8  bulan.
setelah penantian panjang sahabat&suami akan anak, setelah 6thn, tinggal selangkah lagi untuk menimang buah hati, namun sang ayah tidak sempat melihat buah hati mereka, ia terlalu disayang olehNya, ia mendapat kehormatan dariNya untuk mengisi sisi surgaNya.

Turut berduka cita atas kepergian DANANG SARLIVIA SUSANTO a husband, a 'will be loving father'
"a gentleman always go first to prepare heaven for his wife and children"
Be good Bro, we will always pray for you T_T

November 22, 2011

obrolan absurd

disuatu ketika disebuah kamar:

Daddy (D) : " Bi, daddy jemput mommy dulu yah, Bi dirumah aja, daddy naik motor"
Biya (B) : "ikutttt (rengek2), naik karjo ajah (karimun Ijo)"
D: " ga bisa karjo nya lg mogok
B : "naik kijang yang Kung ajaaaa"
D : "jangan Bi, daddy ngga enak saya eyang"
B : "enak ah..kijang dingin ada AC nya"
D: *pura2ga denger*

(D): Biya!! Berapa kali daddy bilang, daddy ga suka mbah Bear (boneka bear yg segede alaihisalam hadiah dr budenya) itu debu ‘nak..daddy alergi debu
(B): (dgn sedih ga jd main mbah bear) daddy ga suka ya mbah bear? (trus ambil mainan lain)

Lain waktu..
B: daddy..daddy..tutup deh hidungnya (sambil ambil kaos kaki buat tutup idung daddynya)
D: kenapa emangnya?
B: Biya nih mau ambil mbah bear buat mainan
D: %*&$&^

November 07, 2011

Dana melahirkan

barusan denger temen ngeluh, biaya melahirkan mahal bgt sekarang. istri nya caesar harus bayar 10juta termasuk biaya kamar. Bukannya si teman ini tidak ditanggung kantor biaya melahirkannya, cuma plafon kantor ngga cukup untuk menanggung biaya melahirkan yang setinggi itu.
saya jadi ingat 3 tahun yang lalu, waktu saya melahirkan Sabiya. waktu itu umur kami (saya dan suami) masih 24tahun. newly weds...bahkan rumah pun kami ngga punya, boro2 kendaraan. pekerjaan kami pun hanya pekerjaan biasa bergaji standard. berangkat dari idealisme kami yang ngga ingin dibantu untuk urusan keluarga kecil kami, dari saya hamil 4 minggu smp saya hamil 9 bulan saya dan suami bersikeras mengencangkan ikat pinggang untuk menabung biaya melahirkan..atau biaya apapun yg nantinya akan timbul selama proses saya melahirkan.

berhasil!! dengan tanpa bantuan financial dr ortu kami, kami berhasil menanggung biaya melahirkan yang pada saat itu nilai nya lumayan besar buat kami.

lalu saat ada beberapa orang yang mengeluh tentang mahalnya biaya melahirkan saat ini, dan mereka itu bekerja, dan pasangan mereka itu bekerja juga, saya jd wondering, hamil itu bukan penyakit tiba-tiba, Allah sudah mengatur sedemikian rupa supaya kita calon ortu mampu untuk menanggulangi peristiwa hamil-melahirkan-punya anak tsb, kita diberikan waktu 9 bulan untuk bersiap2...saat mereka tidak siap baik secara moril atau pun materil, I was wondering; "where they have been for the entire 9 months????"

yaa..bukannya saya mengecilkan arti kehamilan, tapi kadang2 excitement yg timbul saat tau istri hamil terlalu berlebihan smp membuat mereka lupa sisi financial mereka untuk menyambut si jabang bayi.

suami saya pernah cerita, ada teman kantornya memasukkan aplikasi pinjaman sejumlag 25juta. menurutnya uang itu akan digunakan untuk biaya melahirkan. saya tanya:"kok banyak bgt" ternyata sang istri teman tsb, ingin melahirkan di salah satu rumah sakit beken yg terkenal mahal, dan saya pun mengkhayal, oohh mungkin dia mau melahirkan disitu biar ketemu artis, atau dia pun akan menggunakan kelas utama untuk melahirkan disitu..cakepppp..melahirkan di RS beken, ngambil kelas utama...pake duit pinjeman..pinter2 yah org jaman skrg! hehehe

dulu saya melahirkan dirumah sakit pinggir kota, rumah sakit yg sangat standar dalam hal pelayanan, tp saya dapat dokter yang baik disini, yang tidak peduli di kelas manapun kami dirawat, pelayanan melahirkan nya tetap sama. believe it, saya hanya mengambil kelas 3, karena saya takut uang tabungan kami tidak cukup untuk membayar kelebihan biayanya. sementara teman2 seumuran saya pada saat melahirkan selalu berusaha mengambil kelas VIP, dengan alasan tidak bisa tidur sekamar dan berbagi kamar mandi dengan yg lain..untung saya terbiasa hidup survive dimana pun dalam keadaan apapun, jadi saya ngga peduli kondisi kamar tempat saya dirawat ataupun seberapa bersih kamar mandi rumah sakit saat itu, saya bahkan lupa rasa nya pasca operasi caesar, yang saya ingat saya sangaaattt bahagia waktu itu *hehehehe jelas laaahh

over all...setiap fase hidup itu pasti suatu proses, buat kami menikmati hasil dari suatu fase hidup itu suatu hal yang membahagiakan, tp lebih membahagiakan lagi bisa menikmati proses pencapaian fase itu.

November 03, 2011

Flu itu berat, Jendral

hey ho...

Many good news today.

ipar perempuan saya (no, not the evil one, the other one..) hamil anak pertama. waaa...setelah nunggu 2thn lebih akhirnyaaaa...saya ikut seneng. walaupun saya iri juga. eversince Biya umur 2thn tadinya saya udah rencana mau nambah anak. tapi terbentur kontrak kerjaan yg melarang saya buat punya anak dulu. tapi insya Allah nih insya Allah klo Tuhan mengijinkan..this year I've made a big decision, aminn aminn *jadi malu* (lahhh). selamat untuk dandy dan sekar yaaaa...

talking about another good news,
akhirnya setelah beberapa bulan si merah (motor si papa ayam) hanya jadi penghuni musium bernama "garasi" setelah kedatangan Eyang kung dari Medan, si merah per hari ini officially bisa dipakai lagi. Rencana nya sih, karena si papa ayam ngga mau pake motor itu lg dan lebih setia sma si Karjo dan si trans jakarta, maka kita sepakat mau jual si merah. jual dimana? berapa? kemana? aahh..bodo itu mah urusan eyang kung ^_^ anak yg ga tau diri dah dipinjemin uang buat benerin motor, di benerin motornya, disuruh juga jualin *noyor diri sendiri*

tadi pagi baca blog ini
dan sadar klo banyak bgt kekurangan saya dalam memperlakukan orang tua saya *tarik ingus elap air mata* saya merasa belom sepantas nya saya dibilang anak berbakti dan menantu baik. ok I fu*ked up on this matter sometimes. di besarkan dr keluarga yang sangat amat demokratis, kadang saya suka ngga sadar betapa sebenarnya sisi romantis itu perlu dalam hubungan anak-orang tua. tidak mau anak saya Biya terjebak di sifat yg sama cueknya dengan saya, dari sekecil ini , setiap saya ingat, saya berusaha buat dia sadar bahwa kata2: "mommy Love you, Biya..you know that don't you?" itu penting sekali diucapkan ke org2 yg kita sayang. itu juga yang saya coba selalu ingat, setiap Biya berbuat manis, atau saya habis marah sama dia karena dia nakal, kata2 itu yang jadi pengobatnya. saya ingin pada saat besar nanti, biya tau betapa mama nya yang cuek berusaha membuat dia menjadi tidak sama dengan mama nya, be a better person.
buat saya, selalu mengucapkan "saya sayang kamu" ke orang yang kita cinta itu aneh. buat saya, sayang, cinta, dkk nya itu ngga diucapkan, tp ditunjukkan (oh..I don't have to explain how good I am in guessing
gesture^_^), tapi ada beberapa waktu, papa ayam protes, klo saya tuh ga pernah bilang saya-sayang-dia-saya-cinta-that-kind-of-stuff ^^V, saya mau hanya saya tidak terbiasa.

saya ingat pengalaman seorang teman, kondisi keluarga nya sm lah seperti keluarga saya, tidak romantis, waayyy democratic. pada saat papa nya masih ada, hub mereka (yg saya tau) biasa2 saja, tidak terlalu dekat, tidak juga mesra, yaa selayak nya hub ortu-anak. walaupun tidak pernah ada konflik yaa..
setelah ayah nya meninggal (wait at the beggining I said papa yah skrg berubah jd ayah hehehe whatever deh!) si temen ini jadi ngerasa menyia2kan waktu nya dulu untuk nunjukkin betapa dia sayang sama ayah nya.

disini saya sadar, kadang ketidak romantisan kita, ketidak hangatan kita, ke maluan kita (wait..its weird isnt it?) untuk mengucapkan kata sayang ke org2 yang kita sayang terutama org tua menjadi batas diri kita untuk menunjukkan betapa seharusnya mereka sangat berarti untuk kita. sedihnya kdang saat kita sadar semua sudah terlambat...

over all actually this posting ga nyambung sama judulnya. hihihihi...bodo ah. saya buat posting ini pas lagi kondisi flu berat..oke dehhh bsk lagi nulis lg deh, di panggil bos nih

Oktober 28, 2011

Beloved parents

"there's always a different style in every parenting"
jadi inget semboyan suatu web tentang parenting yang sering saya simak klo lagi nganggur (oke..mostly almost everyday, bukan krn saya nganggur yah..ehm ini ngapain saya klarifikasi ginih)
saya inget pertama kali saya tinggal dirumah mertua, bulan ketiga di perkawinan saya, banyak hal yang ga pernah saya temui sebelumnya. saya belajar bahwa setiap rumah yang kita injak mempunyai nilai dan suasana yang beda dari rumah kita. pe er saya yang terbesar saat itu adalah: harus bisa betah disini, krn disini adalah rumah saya juga. I did succeed live there for 3 years. tanpa banyak konflik yang berarti. baiknya mertua saya dan pengertian suami bisa bikin saya betah tinggal disitu. even after 3 years I have to moved to my own parents house for one another reasons.

to make a long story short,
saya berasal dari keluarga yang sangat santai, demokratis, diplomatis, open minded. papa saya seorang pensiunan pertamina yang kemudia bekerja secara freelance utk perusahaan penambangan setelah pensiun. papa yang tidak pernah ada dirumah most of his time, tapi kami ngga pernah lupa punya dia dan selalu hormat sama dia. papa yang diusianya sudah hampir kepala 6 ini, masih aktif kerja, masih aktif cari uang. buat papa, bisa membelanjakan uangnya utk anak2nya adalah kebanggaan terbesar buat dia. papa yang selalu kerja di luar kota ngga pernah bawa uang banyak dia hanya ambil 500rb dari gajinya untuk biaya jajan dia selama di perantauan utk sebulan masa kerjanya.

Mama saya yang hebat. seorang pensiunan suster. seumur hidupnya menjadi suster membuat dia jadi pribadi yang sabar. banyak hal yang aku rasa ga masuk akal bisa aja dia kerjain. seperti kalau malam2 ada tetangga minta obat dan minta dirawat anak nya yang sakit, tanpa mikir besok dia kerja, saat itu juga dia pergi kerumah tetangga itu untuk merawat anak mereka.mama kerja pagi, sebelum kerja masak makanan utk kami, ngepel rumah, kadang nyuci baju, dan masih mengurus banyak hal rumah tangga dan banyak hal sosial lainnya krn ketidak adaan papa sebagai kepala rumah tangga dan ketidak adaan papa sebagai ketua RT setempat.

most of all,
di keluarga kami, kami semua diajarkan untuk jadi pribadi yang mandiri. kenyataan bahwa kedua orang tua kami adalah pekerja diluar rumah, jarang ada dirumah, membuat saya dan saudara2 saya harus melakukan banyak hal sendiri. in my case, mulai dari sekolah, mempersiapkan semuanya, masak, mencuci baju, bayar listrik, bayar pajak, daftar sekolah, sudah saya lakukan sendiri sejak saya SMP.bukannya mereka kejam, kami masih ingat jelas rasa nya dimanjakan, but nothing last forever. they did  good things to us forced us to be independent in such an early age was a very thoughtful experience I've ever had.

banyak org yang bilang:"you wont know how it feels to be a parents as you become one"

dulu saya ngga pernah mengerti jalan pikiran kedua org tua saya yang melarang saya melakukan banyak hal. melarang saya bepergian ke tempat2 yang saya suka, melarang saya memanfaatkan waktu yang saya punya.setelah saya punya anak, tiba2 saya mengerti semua alasan itu. kadang karena UANG, kadang karena KHAWATIR, kadang karena orang tua tidak mau kita celaka. tiba2 sebagai orang tua saya bisa membaca pikiran mereka.

sekarang...
not much change,
mama saya tingga serumah dengan saya dan keluarga kecil saya. banyak hal yang saya pikir bisa mama kerjakan, karena usia, sekarang tidak bisa dia kerjakan lagi.
papa saya masih bekerja di luar kota, kata beliau, walaupun penghasilan nya tidak besar, tapi papa bekerja bukan lagi untuk keluarga nya saja, tapi kali ini untuk dirinya.

satu hal yang ngga pernah berubah:
they were are and will be the best parents I've ever had.
nothing compare to what they have done to my life. every single good things that i will copy to the way I teach my son later.

Love you all guys^^




Oktober 26, 2011

the in LAWS


dlu sebelum nikah,
Saya kira punya saudara ipar tu sama aja sperti kita punya saudara kandung, melihat dr pengalaman kakak saya dengan saudara2 iparnya (which is semuanya lebih muda dr dia, krn suami dia anak sulung) she getting well with her in laws.

then when I'm married..
3tahun pertama tidak ada konflik yang berarti. kadang saya merasa memang tidak cocok dengan para ipar. is it just me or I don't know what happen, saya ngga pernah merasa bisa getting a long well sama mereka. yang satu terlalu sibuk yang satu lagi terlalu 'nempel' sama suami dan keluarga nya.
sejak itu saya melupakan keinginan untuk "bahagia dan get along well" dengan ipar
saya heran seharusnya sesama ibu2 bisa ngobrol dengan baik yaa...seperti saya dan teman2 saya, seperti saya dan kakak saya yg setelah kami menikah ini ngga pernah sama sekali berantem lagi seperti jaman dlu kami masih kecil. tapi yang membuat saya heran, entah apakah saya yang salah memposisikan diri sendiri atau mereka, kami tidak pernah bisa benar2 akrab. malah pertengahan tahun ini, kami hanya karena hal kecil dan sepele, bertengkar hebat dan berimbas sampai saat ini saya terisolasi dari keluarga suami, kecuali ayah-ibu mertua saya.

is not that its bothering me or its not that it is OK because hell..I don't leave with their money, so I don't need them anyway. tapi saya merasa tidak seperti hidup yang saya mau..saya ngga pernah berusaha untuk mempunya hidup yang sempurna, tapi siapa pula yang mau punya hidup yang cacat???

saya benci ipar2 saya, itu saya akui. saya ngga bisa membayangkan hal baik terjadi diantara kami, yet. at least saya ngga mau mencoba untuk menurunkan ego saya entah-untuk-apa ego itu ada. tapi saya merasa dukungan yang saya butuhkan cukup, saya masih rukun dengan suami dan ibu-ayah mertua saya, saya ngga peduli apa yang org lain pikirkan, saya hanya ingin diterima bila saya ingin diterima, saat ini saya ngga bisa melakukan apa2, saya ingin bahagia untuk diri saya sendiri, saya berusaha untuk itu.

keinginan saya untuk kembali mempunya keluarga utuh lagi bukannya ngga pernah terlintas sama sekali, heyy..I'm nit that egois. from the beginning I just felt that it wasnt my fault, so why bother to say sorry or get thing straight. I hate them so much as I said to myself "Inever hate people as I hate my inlaws" is true, I dont deny it. it is not impportant anymore,its equal they might hate me and as them, I don't care!!!
*postingan galau menjelang ultah bapak mertua*



September 19, 2011

A new one

disini di kantor baru ini, saya belom ngerasa fit bgt. setiap hari ga banyak kerjaan yg bisa dilakuin sm saya, mungkin krn emang bos saya lg keluar negeri juga sih, tp tetep aja saya ngerasa ga fair sama staff lain, saya dpt meja sendiri, mereka beramean, saya duduk di pojok hangat (umm actually agak panas sih ga kebagian AC) mereka duduk di tengah2 ruangan.  dan letak ga adilnya mereka keliatannya sibuk dan saya tidak!! my God, mau berlangsung berapa lama kejadian seperti ini.

actually pindah dr JICA saya pikir was the best things that comes across my mind, tp hr pertama masuk sini saya langsung meralatnya. ga banyak yg bisa dibanggakan dari kantor ini selain apresiasi nya yg tinggi terhadap karyawan.

well saya emang ga boleh banyak ngeluh, diluar sana banyak org yg desperatedly membutuhkan penghasilan yg layak seperti saya ini. I just need to hang on, and keep on moving!!

Agustus 23, 2011

new office (again)

Tepat tanggal 23 Agustus, dengan niat baik dan bismillah, saya pindah ke kantor baru di PT SANDEN INDONESIA

ini suatu lompatan besar di hidup saya.
saya yg anak kota, saya yg hobi jalan2 di keramaian, saya yang terbiasa hidup ditengah2 banyak sahabat wanita, saya yang 'terbiasa' bermacet-macet ria di jalanan, sekarang harus 'terdampar' di kantor ini yg notabene letaknya sekian ratus kilometer dr rumah saya (ok now I make that sounds like I'm workin in timbuktu, am I?)

disini di kantor baru saya, banyak sekali hal yg berbeda dr 2 kntr terlama saya sebelumnya. disini di karaawang timur, selain perbedan lokasi yg significant, saya hrs benar2 belajar berusaha utk focus!! krn disini all I have to do is work. I dont find any pottentiall acticity other than working. jauh dr mana2 mungkin itu satu hal, disini I find myself hard to adjust because there are only a few girls in here. man!! Boys are everywhere here!
but indeed they paid me well for the job that is almost the same like my old office. so here I am. in karawang timur

saya melihat diri saya lumayan terbantu dengan sistem jemputan, saya tidak harus mengeluarkan ongkos utk brgkt ke kantor seperti yg saya hrs lakukan selama 6thn saya bekerja di seputaran Sudirman-senayan. tapi saya juga kehilangan kesempatan utk sejenak melepaskan diri dr rutinitas sehari2 dengan melihat surounding selama saya menaiki angkot diperjalanan. pemandangan yg mendominasi jalan saya saat ini hanyalah truk2 besar dan jalan tol kosong nan panjang (ok, I admit it, saya mulai mendramatisir melebihi yg sesungguh nya saya rasakan)

disini saya mendapatkan gaji yg lumayan untuk pekerjaan yg sama yg saya lakukan back then, but then, where do I have to spent it? I barely dont have a friends to ask to go out on a lunch time, I don' even have place to go except the canteen on a lunch time to streching my eyes from the computer..well I guess its only a jetlag from the 'too much-sudden-change-in-my-life' I hope so...

oia disni saya benar-benar berurusan dengan hal baru VISA!! dan di kantor baru saya in ipengurusan visa dsb nya banyak menggunakan under table, jd bahasa kasarnya kita nyogok. I don't like that, let see how much I can stand this pressure.

over all, saya kangen kantor lama, baru 2hr disini,saya kangen ada di keramaian, saya kangen banyak makhluk indah nan modis bersliweran di plasa senayan, saya kangen kesempatan makan sate dan gado2, saya kangen naik omprengan rebutan, saya kangen perjalanan saya menuju kantor lama saya (psstt...hr jumat nanti saya masih berkesempatan sekali utk mengalaminya) saya bahkan kangen dengan kemacetan yg parah!

saya harap keputusan saya utk pindah ga salah, saya harap dengan niat utk memberikan yg terbaik utk anak saya dan keluarga kecil saya membuat hidup saya di kantor ini menjadi sedikit lebih indah. I hope so...

lagian, saya masih bisa menikmati indah nya jakarta pada saat hari libur *cross finggers*

Agustus 10, 2011

Juli 18, 2011

A single Family for her



"Single doesn’t mean the other are dead, but single means when the other don’t give anything in contribution."






Sedikit Curhat,


Setelah menikah saya tinggal selama 3thn di Perumahan Mertua Indah. Everything goes well. I was pregnant in the 5th month after wedding day. I delivered a beautiful, masterpiece baby girl. Saya masih betah tinggal dirumah mertua dengan dasar saling menghormati antar mertua dan menantu yang kami pegang teguh saat itu.

Days went by,


Banyak hal yg terjadi, kehadiran anggota baru, penyakit, kehamilan, kelahiran, pernikahan, dsb. Membuat banyak hal berubah. Sampai suatu saat sang mertua perempuan jatuh lah sakit. Saya sebagai ibu bekerja yang biasanya menyerahkan segala urusan rumah tangga ke pada ibu mertua krn memang rumah itu miliknya, mengambil alih kemudi rumah. Ternyata bukan itu yg diharapkan oleh para ipar. Sedikit salah paham berujung pada posisi tidak enak yg saya sandang. Menyingkirlah saya dr rumah itu. Bukan krn takut, bukan krn tak ada lg tempat utnuk kami, tapi semata niat baik agar perselisihan ini tidak berjalan lama. Ternyata saya salah….



Keadaan membuat saya harus menarik diri dari keluarga mertua, pun dengan anak saya. Saya tidak mau dia menjadi bagian keluarga dimana ibu nya sudah tidak diharapkan lg disana. Saya berikan dia keluarga baru.. keluarga saya!!


Disini, eyang2 nya (mama-papa saya) memberikan lebih dr yang dia butuhkan, sepupu2 sebaya nya memberikan dia pengalaman yang tidak pernah dialami saat dia tinggal di rumah mertua saya, bahkan om-om nya memberikan perhatian yang baginya memenuhi apapun yang terambil dr nya semenjak dia putus hubungan dengan keluarga mertua saya. Saya egois, IYA! Tapi saya tidak ambil apapun yang tidak bisa saya gantikan dengan yang lebih baik untuknya, dengan bonus, saya, mama nya menjadi pribadi yang lebih baik disini. Saya beranjak melupakan kemarahan saya, mengabaikan ketidakcocokan saya berbaur dengan keluarga disana, dan berhenti menyebut mereka keluarga pada akhirnya. Saya egois, memutus silahturahmi, saya berusaha tidak melakukannya, tp keadaan membuat nya.






Mungkin bagi mereka kami tidak ada, atau bahkan tidak pernah ada, I never know






#postingan galau


Juni 07, 2011

Sit Back and Relax

Sometimes people needs to sit back and relaxs...forget their burden and don't think of their problem, enjoy life!

setelah peristiwa bentak membentak, pindahan dan peristiwa status kemarin ini, gw berusaha untuk memblocked pikiran gw dari hal2 negatif. I may not refer my self as a jerk and a selfish as* Hole, but I do now where I stand, and do have guts to tell myself it is not completely my faults.

gw ga pernah mau bener2 mengingat apa yg menjadi core masalah dr semua ini. awalnya hanya sepotong status yg sangat menyakitkan hati...gw berusaha untuk diam dan ngalah, tapi semakin menjadi lah mereka seolah I wasn't there at all to witness everything their laughing at, their praying at, hanya untuk menyindir gw. oke lets say gw ga kesindir, but they were really try to make me even angrier by removing me from their friendlist. and can you guess what?? they in here is refer to my sister in law...what a terrific family.

I was being such a jerk I may confess...
after 2 weeks without solution, I made really damn annoying status to pay them back. are they angry? of course...like I told before the one who can hold their anger and only think that I can't do the same nasty things like them is only ME, not them. they called me, yelled at me, send me an annoying text, and voila, thats making me realize they don't worth it after all. so I get rid of them through my day, I demolished my last anger by keeping my promise, taht I would never pay any attention nor finished and find the solution of this situation anymore. it is not worth to try...

*SIGH*

well, I never thought my self as the greatest person ever, but I do guarantee, I would never hurt anyone's feeling especially family. when I do HAVE to do that, is only a pay back from what they do to me. glad is over now... so I can sit back and relaxs ^_^

Menjadi (tidak) Marah


it's been very hard to not angry to the things we hate the most.
I believe nobody wants to be ignored, me either.

it's been a while since i've asked him to follow up on this sh**t, but none of my request granted by him.

it's been upside down now...I am too angry to solved this problem, yet I dont want to deal with it any longger.

bright side is, I'm glad now I know that I've been giving out the reason and know it hy they are angry to me.

simply start by one clicks away on facebook statusT_T

Juni 03, 2011

Pindahan Part Deux


its been a hard and tiring day yesterday....
its been our part two moving day...
i'm tired literally, outside and inside.
Pagi kemaren, krn rencana mau pindahan gw dah khusus ambil cuti, kerumah mertua untuk packing sisa2 brg. entah kenapa gw kepengen bgt acara pindahan gw beres hr itu juga, entah krn emang gw dah capek beres2, entah krn emang ada sedikit harapan buat gw untuk ga balik2 lg di rumah itu
it is oke is all oke all the way, gw dah ultimatum diri gw sendiri untuk mind my own bussiness, ga ada lagi yg namanya nangis2 gara2 di'rasanin' sm org. lo-lo gue-gue.

tp pas ajak biya nginep disitu rabu malem, biya panas tinggi dan dia sempet nangisin kasurnya di kamar lamanya yg udah gw pindahin ke rumah nyokap gw.
gw berasa egois, gw berasa mencabut kenangan anak gw dimana dia tinggal, dilahirkan dibesarkan disitu selama hidupnya krn ego gw, seandainya gw bisa lebih maklum lebih ngalah maka anak gw ga akan ngerasa sedih krn dipisahin dr rumah yg membesarkannya....but I guess I'm not that strong!!

gw berusaha buat ga merubah apapun dari kehidupan anak gw, dia masih punya eyang kung dan eyang Ti yg sayang sm dia. buat gw itu cukup utk ga memperdulikan apakah dia punya sodara2 lain diluar lingkup itu, I think enough smp disini. I won't invite my anger to stay over this night;p

to make everythig short, gw suka pindah kerumah lama gw, gw suka tinggal dan menetap bareng nyokap-bokap gw lagi, ,gw suka anak gw hidup dan dibesarkan di tempat dimana dulu gw dibesarkan, gw suka bgt. yg gw ga suka adalah gw terpaksa melakukan hal itu bukan pada waktu dan alasan yang tepat...I hope things will be better!

#posted only for Biya, like I don't give a DAMN care on others#

Mei 23, 2011

Pindahan


Pindahan juga at last....

setelah sekian lama gw berusaha buat sabar dan legowo tinggal bareng sama mertua, akhirnya gw ada kesempatan buat berumah tangga dirumah nyokap (hehehe, kontraktor juga donk pindah tempat doanktetep numpang)

Minggu, gw beres2 baju dan mindah2in barang2 primer dan sekunder gw sekeluarga dr blokA jatiwaringin yg udah gw tempatin selama 3thn terakhir ini. mertua smp nangis krn sedih ditinggal sm biya.but we have to moved on, dan klo org mau move on ga butuh lg di ikutin sm perasaan ngga enak atau ga tega, dsb. besides gw punya alasan kuat kenapa akhirnya gw paksa danu buat ninggalin tu rumah. gw ga mau banyak oknum berasa gw anak yg ga iklas anak yg bisa nya nyusahin orang tua aja krn gw sama sekali ga membantu orangtua malah ngerepotin. sekarang gw ga peduli...gw dah tinggal dirumah my own parents who will not thing anything about me selfishy.

buat org2 diluar sana...
here you go then,
I'm moving from that house...might be from your life too,
so I'm satisfying your life,
I will not bother anything in your life,
I won't ask you to add me again to your friends(or relatives) list,
have a wonderfull and pleasant life there!!!
*deep sigh*

Mei 17, 2011

Status FB


Facebook,
Udah lama join facebook, gw ga pernah ngerasa bikin status yg kontroversial, karena apa? gini loh, gw belajar komunikasi. klo komunikasi itu tidak dapat bisa diralat, jadi gini maksudnya  once you communicate, if its wrong the result of your message can not be corrected. jadi klo kita lets say ngatain org bego, dan abis itu minta maap, oke klo org yg kita katain, maafin, klo engga? klo iya dia maafin aja belom selesai smp disitu tetep aja hasil dr pesan yg kita sampaikan td itu bisa aja nyakitin hati org itu dan/atau bikin org itu menempelkan label negatif ke kita. so, tetep aja khan komunikasi itu ga bisa diralat. oke kecuali lo punya mantra buat org lupa apa yg lo bilang kedia, but we don't! don't we?? ^_^

apa hubungan nya sama FB? nah itu dia gini hari semakin gampang nya org nge update status FB, semakin beragam juga status FB org2. mulai dr kencan sm gebetan, main sama temen, putus sama pacar, berantem sm ortu, semua2 di-statusim. kadang gw nemu juga ada org yg isi status nya berdoa sama Allah, oke gpp sih religius is a good thing, though, but I doubt Allah will reply your prayer in you FB comment d^_^b. nah berangkat dr sini, gw mikir, kok org2 itu bisa yah bikin status macem2. apa mereka ga kepikiran klo status yg mereka bikin itu bisa dibaca org banyak?? at least org2 yg ada di friendlist mereka?? gimana klo status mereka menyinggung hati salah satu dr temen2 mereka? gimana klo status mereka itu bikin gerah temen2 yg ada di friendlist mereka? gimana klo hubungan yg tadinya emang dingin kepicu jadi panas gara2 status yg mereka buat? do they ever think about that before they push enter on their facebook page?????

gw selalu berusaha menerapkan satu hal di diri gw, klo lo ga bisa ngomong baik, you better shut up. silence is golden in many ways. kemaren minggu liburan panjang yg harusnya jadi minggu yg nyenengin buat gw krn papa danu libur dan kita bisa manfaatin many quality time together, dirusak dengan satu status fb. it hurts me, not what she said, but why she said that...gw consider dia termasuk sodara, dia termasuk org yg gw hormatin, yg ga pernah terlintas di pikiran gw will done so much damage at my mind over a few days past.

status yg sangat menghakimi!! status yg sangat 'ga kenal kita'....dan itu 2 status bukan 1 tp 2kali. di 2 hari berturut-turut.oh gosh! I hate the way fb treats us this way.
over all gw cuman berharap mereka bisa lebih wise make kata2 mereka klo bikin status, ga usah bikin status yg nyindir apalagi berusaha nyakitin hati org lain. gw yakin mereka tau dan sadar tujuan dr status yg mereka buat itu apa, klo memang masih tetep mau bikin status model gitu, please..please consider remove gw dr friendlist kalian, it is hurt because its come from you, the one I consider relatives, not what you said but why you said that its hurts me a lot!

bukan kali ini sebenernya kami ngalamin hal kyk gini dr kumpulan org2 yg 'katanya' sodara kami. tp beberapa waktu lalu gw juga pernah diserang secara sindiran lwt FB, wkt itu gw cuman nangis dan marah dalam hati, krn deep down, gw tau org kyk apa yg gw hadapin. balas melakukan hal yg sama??? thats its sooo not me, jgn bilang gw ga niat yah, beberapa kali gw bengong di depan halaman fb gw doing nothing dan ga dapet inspirasi kata2 jahat buat bales status mereka, akhirnya gw end up sadar, I'm not them. gw memang ga selalu mulai status gw dengan bawa2 nama tuhan, tp gw berani jamin gw ga akan pernah bikin status yg nyakitin hati siapapun, buat gw facebook is for fun bukan buat nyerang org lain, bukan buat menghakimi org lain, klo udah gitu facebook is no longer fun anymore.
tapi org kali ini??? gw selalu muji2 dia klo lg cerita sama siapa aja,gw selalu kepikiran buat jadiin dia panutan krn kedewasaan dia, tp nyatanya?? dia ga lebih dr seorg coward yg cuman bisa menumpahkan sindiran nya lwt FB. seorg yg kita anggap sodara mengikut sertakan cara berkomunikasi secara umum untuk menyindir kami yg katanya dia anggap sodara (or not?) I just can't deal with that. it is so judging..so lame! apa dia ga punya hal lain yg lebih penting untuk dia lakuin drpd bikin status macam itu??? dan status itu dibuat malem2 bgt, apa dia ga ada hal lebih penting spt ngelonin anak, nyiapin sarapan bsk pagi, beresin rumah, dsb drpd bikin status yg nyindir kami yg notabene sodara nya?? oohh..lupa gw dia punya pembantu. dan nyonya rumah macam dia ga perlu kerjain hal2 kyk gitu.

oke sebelum gw mulai ngaco (dan walaupun sudah) gw mau over and out. isi blog hari ini emang emosionil bgt, sesuai isi hati gw kali ini. semoga ga ada dendam yg tersimpan...amin.


Update:
dan gw diremove sama org itu, ini mengherankan, gw ga ngapa2in sodara-sodara, gw yg diremove, gini hari klo jengkel sama org yg dilampiasin nya facebook yah, how mature!

Januari 19, 2011

Conceive is a long way to go (for some people)

Nice Day..dateng ke kantor ga telat yippie walopun pas ngeprint absent gw menciptakan beautiful pattern di kartu absent gw merah(telat)-item(on time)-merah-item...dst, smp kiamat
dan..tudey gw ga telat dooonnnkkk.

semalem khan abis dikasi pinjem buku komik kambing jantan sm ipeh, dibaca ga bisa ditaro si biya yg cemburu sm ni buku memutuskan "daripda melawan mama ku yg lg kegilaan sama raditya Dika si kambing mendingan nemenin baca bukunya sampe ketiduran di perut mama"kasiaannn anakku

drpd berantem sm buku mending molor aahh

trus nge gosip deh sama mertua (iya iya gw tau ga bolehngegosip dosa dosa bgt, tp guilty pleasure niy lagian yg diomongin penting kok...ngaruh ya?!) about somebody who her name can not be mentioned demi kelangsungan bangsa dan negara. gw wondering aja, dlu gw suka ngerasa dia beruntung bgt dpt kehidupan kyk gitu. gw ngerasa less fortunate aja klo dibandingin dia dr segala2 hal yah sodara2. tp semakin hari gw observe kehidupan dia(dan mereka) gw ended up sm satu kesimpulan klo ternyata ga semua hal bisa diukur pake materi. kebahagian, keberuntungan, cinta, kedamaian itu ga selama nya bisa diukur. kadang kita ga sadar yah klo ternyata kehidupan yg udah kita jalanin ini ternyata udah ideal.
OIA, dr semua yg mlm itu kita bicarakan gw ngambil kesimpulan klo kita ga boleh PELIT sama org, ga boleh nahan rejeki org ga boleh  ga bagi2 sama org klo kita emang punya rejeki. Thanks mom in law for letting me know this story and end up with this beautiful summary !! owe you big!

on the lighter side,
biasa lah gw browsing dan blogwalking ke banyak blog. trus krn bete akhirnya gw masuk ke urban mama lg. dan masuk ke forum yg lagi ngomongin soal conceive baby. itu loh program untuk dapat bayi setelah lama berhubungan tanpa kontrasepsi dan tetep ga hamil2 oke deh mungkin bukan gitu exactly artinya (hey..I'm not wikipedia anyway)
Gw turns out jd blue--> sedih maksudnya sodara2 bukan bener2 biru (u pervert moron!^_^) ternyata byk org yg ga diberkahi hal yg selama ini kita anggap wajar. ternyata tanpa kehadiran buah hati banyak jalan yg hrs ditempuh oleh pasangan itu buta mendapatinya, ternyata dibalik jalan panjang yg ga murah dan ga gampang (its emotionally and physically conditions matters) masih aja mereka mendapati diri mereka kcewa krn after all semua hanya yg kuasa Allah SWT yg memutuskan, who's gonna have a baby who's not!

jadi inget sorang temen yg nikah dr tahun 2006 dan ternyata pas ketemu di tahun 2008 gw duluan yg hamil, dia baru hamil taun depannya which is dia kosong udah 3thn masa nikah. dia sabar ya booo...ga tau klo gw deh. mungkin krn itu gw sama Danu dikasi anugrah momongan cepet krn (perhaps) Allah know my limitation and (yes) He loves me that much!

trus jadi inget juga sama seorang sepupu yg diusianya yg udah kepala 3 ini pengen bgt punya anak tp dia belum dianugrahi suami untuk membantunya punya anak (menurut lo??? bis punya anak sendiri...amoeba kalee)

inget juga sama ipar yg sampai saat ini detelah hampir 2thn nikah dan berobat masi juga belum punya anak,

Well to all of you guys...sabar yah, sabar menjadikan kita tahu kalau yg kita tunggu itu bukan skedar emas permata hati, tapi belahan jiwa kita. good luck guys!!

Januari 18, 2011

Resolusi 2011 on January 19 (yay finally!!)

Been worked so harsh hard jd pas taun baru kemaren ga sempet bikin resolusi. so gw nulis resolusi ini buat diri gw sendiri, hup hup..ini dia:
  1. getting steady di kerjaan sekarang ( ga banyak nanya, ga banyak komplen)
  2. starting tabungan lagi ( setelah beli mobil kemaren, tabungan kami ludess smp ke akar2nya hiks..)
  3. beli another investasi buat uang kuliah dan dana pensiun (reksadana might be)
  4. cariin biya sekolah
  5. ngajarin Biya baca doa2 pendek
  6. GA PAKE KARTU KREDIT
  7. getting another baby (ehm)
Naaahh..thats it! I split it out at last

Januari 12, 2011

Weaning si centil

posting ini bener2 buat di dedikasikan kepada Sabiya si imut yg udah berjuang buat mengalahkan keinginan nya tetap nyusu sm sang Mama:

11 Februari 2011 nanti, sabiya genap berusia 2thn. gw lgsng puter otak niy, gmn ya cara nya nyapih dia. selama ini semakin besar Biya semakin deket dia sama Nenen nya, dan itu juga yg bikin biya menjaga jarak sm papa dan kakek neneknya klo mama nya lg ada dirumah. dengan tujuan ya jelas Biya mau konsentrasi mimik nenen.
sampai minggu kemaren gw mutusin, this is it. menyapih a la mama Biya *fara queen kalii*

Begini cerita sapih nya:
Day 1
Sabtu, January 8
Hari ini kita sekeluarga nginep di rumah eyang Ti. Banyak temen lah si Biya. sibuk main seharian ga sadar klo mama nya menghindari dia sementara, dia begitu mandiri main sendiri, nyusu mau sm tetehnya, makannya banyak, dan ga mamah-memeh kyk biasanya. malem nya (hardest part) biasanya dia jam 9 atau jam 10 udah ngantuk dan minta nenen. kali ini begitu dia kliatan ngantuk kita lgsng ajak main lg dan dikasi susu botol. sampai akhirnya dia PUP dan minta makan mungkin krn abis pup dia laper, after makan dia tepar dengan sukses nya tanpa nenen.

Day 2
Minggu, Jan 9
Pulang dari rumah eyang. Biya lgsng main ke rumah kakak Alika (kakak sepupunya) sampe jam 9 sang papa jemput dia. Masi dlm kondisi exhausted sangat dia minta mimi, tentu ga dikasi donk, dibujuk minum botol dia setuju krn emang dia dlm kondisi haus. Ternyata menyapih biya hari kedua ini sulit bgt, dia bangun smp jam 11.30. itu pun penuh dengan rengekkan dan tangisan. tp gw dah janji sama diri gw sendiri: it is now or never! sambil ikutan nangis gw usap2 rambutnya gw bilang:"Biya cantik anak mama, Biya sudah besar khan? sudah mau sekolah (gw emang mau daftarin biya skolah July nanti) udah mau dibeliin sepeda, ini nenen punya dedek Bayi, biya sudah bukan dedek bayi lg" akhirnya dlm sedu sedan nya dia setuju buat gw gendong dan dia tidur di gendongan gw

Day 3
Senin, Jan 10
Ga terlalu jauh beda sama hari kemaren, biya masi susah bgt tidurnya. krn emang momok buat dia, seharusnya dia tidur jam 9 tinggal di nenein ajah beres ga smp 10 menit dia pasti lgsng tidur, tp sekarang? susah bgt, gw hampir nyerah. tp ngeliat tingkah biya yg makin pinter dan nafsu makannya dia yg semakin baik, gw bulatin tekad mlm ini pun hrs sukses kyk mlm kemaren. akhirnya jam 10 gw gendong dan gw kasi minum botol dia, dia mau tp sebotol susu habis, dia main lg smp jam 11 gw pikir gpp, kta cuekin aja nanti dia juga bobo', beneran aja tepat jam 11.15 setelah mainan pembalut gw (yg biasanya ga gw bolehin) dia tidur diatas tumpukkan pembalut mama nya. maafin mama ya sayang bukan mama raja tega, tp ini harus biar kamu semakin pinter

Day 4
Selasa, Jan 11
Gw pulang mlm. jam 9 gw baru smp rumah, krn ga ada mamanya dia dengan suksesnya ditiduri pake botol sama tetehnya. emang jam 11 dia bangun siy, tp bisa tidur lg dengan tenang tanpa kesulitan berarti

Day 5
Rabu, Jan 12
hari ini gw cuti kantor krn ga enak badan. Biya mungkin kasian liat gw sakit. seharian gw dirumah dia ga minta minum nenen. begitupun malemnya dia ga minta walaupun dia masi kesusahan tidur on time tp pas jam 11 gw lg ngobrol sm tetehnya dan dia dengerin smp tidur pules hihihih

....Sabiya Malaika Aulia, Malaikat pagi mama, semoga kamu semakin hari semakin mengerti, bukan mama mau menghukum kamu dengan tidak memeberikan ASI, bukan mama ga sayang lg sama kamu dengan ngga mau memeluk kamu sambil memberi kamu ASI, mama hanya ingin kamu mengerti bahwa pelukan mama dan cinta mama bukan hanya sebatas ASI. selamat lulus menjadi sarjana ASI anakku!

Ps: aku berhasil menyapih biya tanpa brotowali, obat merah dan pembohongan2 lainnya...alhamdulillahh

Januari 05, 2011

mama kerja ??? yay? nay?

Kalo ditanya milih kerja having a good career and a lot of money or staying at home and having lots of time sm family and kids..pastinya gw pilih yg kedua. tp buat gw itu too good too be true.

di keluarga suami gw, gw ini satu2nya mantu yg masi kerja kantoran, masi jd org bayaran, yet keluarga kecil gw juga satu2nya anak mertua gw yg belum bisa beli rumah alias masi numpang sm mertua. so gw kerja aja rumah belom kebeli, gmn gw engga kerja khan? itu si yg ada di benak gw yaaa I know agak sempit eman pikiran gw tp mau gmn lagi donk gw mencoab untuk realistis aja khan
suami gw anak bungsu dr 3 bersadudara yg ketiga2nya laki2.

anak pertama, istrinya setahun lalu brenti kerja krn alasan mau jaga kedua anak nya yg lucu2. dia ga mau pake 2 pembantu dgn alasan repot 2 pembantu belum tentu saling get a long each other. selain itu waktu itu karir nya dijegal sm kebijakan perusahaan yg gw juga ga ngerti apa. pokok nya both sides memberatkan dia lah, akhirnya resign lah dia. skrg dia bisnis bingkisan ultah dan menerima pesenan kue2 kecil.

anak kedua, menikah sesudah gw. di tahun kedua pernikahannya mereka blm dikaruniain anak. akhirnya per tgl 6 desember kemaren sang istri memutuskan untuk resign, secara selama ini dia kerja mencari aktualisasi diri bukan hanya semata uang (hayoo kyk sapa..kyk gw laahhh *ngaku*) akhirnya resign lah dia demi beristirahat untuk mengharap anak.

anak ketiga, suami gw. istrinya yaitu gw (iya lah) seumur hidup sejak lulus taun 2004 selalu bekerja. bahkan ga terlintas di pikiran gw untuk brenti kerja. smp gw punya sabiya. Sabiya lahir Februari 2009. umurnya udah hampir 2thn skrg. byk hal yg gw laluin dan gw GA laluin sama dia. banyak kata2 yg gw lewatin pada saat pertama kali dia ucapin, banyak hal yg dia kerjain pertama kali dan gw ga saksiin. dari 24 jam waktu nya, dia lebih banyak ngehabisin wktu pas dia melek ga sm gw, tp sm nenek dan pengasuhnya. it's brokes my heart a lot. really!

balik lagi ke pilihan, seandainya gw bisa milih, gw pasti milih untuk stay sama dia, gw pasti milih untuk tetep sama dia dan ga keburu2 tiap pagi brgkt k kntr, ga repot ngumpet2 dr dia setiap mau brgkt ngantor, ga ngomel2in dia klo udah jam 7 dan dia masi minta gendong sama gw,
tp keadaan bicara lain. gw, suami, dan dia msi butuh gw buat kerja. so salahkah mama biya..???