Tampilkan postingan dengan label finance Geeks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label finance Geeks. Tampilkan semua postingan

Januari 11, 2012

Financial Literacy

Ever since I'm Married, I was studying on my life. I was searching, having complete observation through my daily life, especially about financial planning.

4years a go,
Once we decide to get married, my very young age husband and of course me, have nothing to planned. we spent lots of money to held some big wedding party with the helps of my parents, why I said my parents? it is because his parents is not contributing as much as my parents did, consider they are retired already and its time for us to do something with our own money, and be proud of that.

after wedding, we have nothing left, double income yet not savings. dan saat itu adalah waktu dimana kami harus memulai semua nya dari nol. saya mulai menabung melalui tabungan berencana di sebuah bank, dimana setiap tanggal gajian bank tersebut akan mengambil sejumlah uang yg sudah ditentukan sebelumnya dan kemudian menabungkannya ke suatu akun terpisah, dengan bunga yang lebih besar daripada tabungan konvensional biasa. dan setiap tanggal jatuh tempo, tabungan tersebut pasti akan habis untuk membiayai keperluan kami. kembali saya memutar otak.

disela-sela memutar otak (tsaaahh...emang muter otaknye berape lame mpok hehehe) hamil lah saya..jeng jeng, berarti pe er kami jadi dua. menyiapkan tabungan-untuk-hidup-kami-berdua-sekaligus-calon-bayi dan menyiapkan biaya melahirkan (atau kelebihan biaya melahirkan yg tidak ditanggung asuransi)

dimulailah perjalanan panjang sejarah (halah!) financial keluarga kecil kami. setiap bulan kami menyisihkan 500rb-1juta rupiah untuk biaya membeli keperluan bayi dan membiayai biaya melahirkan nanti, dimana uang sejumlah itu sangat besar artinya untuk saya-suami. di sisi lain kami juga membuka tabungan terencana yang lain utk Dana darurat (cuma tabungan macam ini yang saya tahu saat itu), dan juga membuka satu rekening di asuransi unitlink salah satu provider asuransi (walau hanya bertahan selama 3bulan saja--> thank to the internet) Selama beberapa waktu (thank to the internet.AGAIN!) saya belajar banyak tentang keuangan.

I might not a sophisticated women nor a very high salary employee, but yet I have to be able to run my family's money for our own sake.

in 2009, I learn about Reksadana. a year after my daughter has born. at that time, I open 2 planned account at my bank undername of her education fund. it still is until now. we didn't close it. but I manage ourselves to buy some reksadana account. its for her junior high-high school-college education fund planning. it goes well until now.

in 2011, I learned about Logam Mulia. we haven't got chance to manage our own fund for retirement. studying the case of our parents, we didn't want to be our children burden. we will stand to our feet even after we don't work for living anymore. so the next planned: I'm willing to spend money to but Logam Mulia.

once financial planner said: "never put the egg at one basket" so I didn't. I manage to put our own 'egg' to the different 'basket', yet still trying to buy another 'egg' and planning to have another 'basket' to put them all separately. ^_^

Although is a long way process (didn't even close to finish at this 4 years trying) our financial planning must be complete. is a long time learning and a long process to be failed and try again. ^_*

and after another baby comes..here comes my next project (dooh!) punya pohon dollar berbuah emas, hehehehehe


November 07, 2011

Dana melahirkan

barusan denger temen ngeluh, biaya melahirkan mahal bgt sekarang. istri nya caesar harus bayar 10juta termasuk biaya kamar. Bukannya si teman ini tidak ditanggung kantor biaya melahirkannya, cuma plafon kantor ngga cukup untuk menanggung biaya melahirkan yang setinggi itu.
saya jadi ingat 3 tahun yang lalu, waktu saya melahirkan Sabiya. waktu itu umur kami (saya dan suami) masih 24tahun. newly weds...bahkan rumah pun kami ngga punya, boro2 kendaraan. pekerjaan kami pun hanya pekerjaan biasa bergaji standard. berangkat dari idealisme kami yang ngga ingin dibantu untuk urusan keluarga kecil kami, dari saya hamil 4 minggu smp saya hamil 9 bulan saya dan suami bersikeras mengencangkan ikat pinggang untuk menabung biaya melahirkan..atau biaya apapun yg nantinya akan timbul selama proses saya melahirkan.

berhasil!! dengan tanpa bantuan financial dr ortu kami, kami berhasil menanggung biaya melahirkan yang pada saat itu nilai nya lumayan besar buat kami.

lalu saat ada beberapa orang yang mengeluh tentang mahalnya biaya melahirkan saat ini, dan mereka itu bekerja, dan pasangan mereka itu bekerja juga, saya jd wondering, hamil itu bukan penyakit tiba-tiba, Allah sudah mengatur sedemikian rupa supaya kita calon ortu mampu untuk menanggulangi peristiwa hamil-melahirkan-punya anak tsb, kita diberikan waktu 9 bulan untuk bersiap2...saat mereka tidak siap baik secara moril atau pun materil, I was wondering; "where they have been for the entire 9 months????"

yaa..bukannya saya mengecilkan arti kehamilan, tapi kadang2 excitement yg timbul saat tau istri hamil terlalu berlebihan smp membuat mereka lupa sisi financial mereka untuk menyambut si jabang bayi.

suami saya pernah cerita, ada teman kantornya memasukkan aplikasi pinjaman sejumlag 25juta. menurutnya uang itu akan digunakan untuk biaya melahirkan. saya tanya:"kok banyak bgt" ternyata sang istri teman tsb, ingin melahirkan di salah satu rumah sakit beken yg terkenal mahal, dan saya pun mengkhayal, oohh mungkin dia mau melahirkan disitu biar ketemu artis, atau dia pun akan menggunakan kelas utama untuk melahirkan disitu..cakepppp..melahirkan di RS beken, ngambil kelas utama...pake duit pinjeman..pinter2 yah org jaman skrg! hehehe

dulu saya melahirkan dirumah sakit pinggir kota, rumah sakit yg sangat standar dalam hal pelayanan, tp saya dapat dokter yang baik disini, yang tidak peduli di kelas manapun kami dirawat, pelayanan melahirkan nya tetap sama. believe it, saya hanya mengambil kelas 3, karena saya takut uang tabungan kami tidak cukup untuk membayar kelebihan biayanya. sementara teman2 seumuran saya pada saat melahirkan selalu berusaha mengambil kelas VIP, dengan alasan tidak bisa tidur sekamar dan berbagi kamar mandi dengan yg lain..untung saya terbiasa hidup survive dimana pun dalam keadaan apapun, jadi saya ngga peduli kondisi kamar tempat saya dirawat ataupun seberapa bersih kamar mandi rumah sakit saat itu, saya bahkan lupa rasa nya pasca operasi caesar, yang saya ingat saya sangaaattt bahagia waktu itu *hehehehe jelas laaahh

over all...setiap fase hidup itu pasti suatu proses, buat kami menikmati hasil dari suatu fase hidup itu suatu hal yang membahagiakan, tp lebih membahagiakan lagi bisa menikmati proses pencapaian fase itu.

Mei 11, 2010

No! I'm not gonna buy that!

abis join ke website ini ...sebenernya si untuk mendukung program pemetaan financial keluarga kecil gw yg dulunya amburadul hehehe. but oke skrg I'm proud to say that I HAVE A PLANNING NOW, A FINANCIAL PLANNING!


I might not as smart as Ligwina Hananto..or maybe as lucky as Nia Ramadhani who can married a wealthy rich guy..or perhaps not as a damn richer as Richie rich on the comic..but I know what I want to achieve, and prudly said that I have a plan now.


Jadi ceritanya gini niy, akhir tahun 2009 gw gabung di prudential ambil asuransi pendidikan yg ada asuransi kesehatannya plus investasi (atau asuransi investasi dengan plus asuransi kesehatan?? same thing lah I can't hardly remember!) buat anak semata wayang ku yg klo dikasi apa2 pasti bilang "aciihhh.."-->ngelantur bgt


itung2..itung2..itung2..ini asli loh gw bener2 ngitung bukan cuman denger2 dr org klo produk ini gini produk itu gitu. enak nya jd org yg ga percayaan kyk gw gini.yaa...ga pernah mau denger hal positif pasti gw cari resiko nya dulu, buat gw ga mungkin hal yang indah berakhir indah juga. TEGEBETE (too good too be true! me no likey!)


nah smp lah gw terdampar baca blog nya si ibu yg smart ini. gw ga bego2 amat soal financial. gw bahkan hanya butuh umm...3kali baca untuk paham apa maksud ibu ini (hahaha..I know some people might say I'm dumb but hey reading and understanding is a different way you know!)
lanjut ke unitlink2an,
udah baca, lgsng deh gw buka tu si kertas2 prudential gw..then gw memaki (ini asli makian..org gw bilang "anjrit" kok! heheh) lgsng deh gw kluarin sahabat setia gw:calculator karce! itung2..itung2..ternyata emang gw ga bisa dpt byk dr ikut prudential. apalagi berharap klo gw bisa nyekolahin anak gw pake dana asuransi itu?? ha?? mimpi aje kali yee..


taun pertama, ga ada nilai tunai
taun kedua nilai tunai pun masi sedikit
semua biaya lari ke asuransi kesehatan yg mbak2 marketing nya promo klo prudential itu bisa double claim artinya klo anak lo dah dijamin sm asuransi kntr kita tetep ganti klo anak lo ....DIRAWAT INAP! nih ya gw yg udah emak2 gini aja seumur idup baru 2kali dirawat inap..eh 3kali dink yg satunya oprasi caesar kmrn. umur gw 27thn. berarti smp anak gw umur 20-an nanti (klo gw rajin berdoa anak gw sehat) let say lah anak gw paling 3-4 kali dirawat RS sukur2 jgn deh *ketok2 meja. nah ga untung2 bgt khan buat gw ni progrram.


ikut slama 7bulan perbln 300rb akhirnya gw nyerah. gw rendemp tuh polis..gw rugi..umm..beberapa ratus ribu. but you know?? gw puass...gw mendapatkan orgasme dlm mengatur keuangan gw. gw ga hrs mengikuti pakem2 yg org lain udah ambil. beranjak dr situ, mulai deh perjalanan gw untuk mencari tau..apa siy sebenarnya tujuan keuangan my small familly? nyekolahin anak itu 1..punya dana pensiun itu 2..bisa punya rumah mobil itu 3. thats it! ga ada yg terlalu waah khan dr tujuan gw. makanya dgn duit gw yg segitu2 nya gw pengen bikin tu duit jd lebih berarti


akhirnya, dgn sisa rendemm-an dr prudential gw beliin rksadana. trus gw mulai bikin peta keuangan buat pendidikan dan dana pensiun kita:
TK Biya-->niaga mapan pndidikan
SD Biya-->Niaga mapan pendidikan
SMP BIya-->reksadana campuran
SMA & Kuliah Biya-->Raksadana Saham


Pensiun for me and Danu-->Reksadana Saham


dengan dana yg terbatas gw bisa masukin ke 6peta financial gw. hebat khan? klo lo nanya hasil nya jgn ama gw yak..gw khan baru mulai meneketehe. ntar tunggu beberapa taun lg yee..hehehe


pkoknya klo untuk urusan uang, jgn..I mean it! jgn..pernah percaya begitu aja sama hal2 yg udah org lain ikutin. cocok untuk org lain blom tentu ccocok buat kita. I'm not say that produk ini jelek produk itu jelek, but I said that gw ga mau membeli produk yg ga bisa mengakomodir tujuan nabung gw. gw ga mau denger lg iming2 UNITLINK!!..apalagi yg namanya asuransi+investasi! krn gw dah mengerti..so...ini cuman pilihan aja..like life money pun full of choice!

Mei 10, 2010

Meninggalkan yg lama

Terkadang, kita terbiasa sama hal2 yg lama..

sepatu lama yg semakin lama semakin nyaman dipakai
baju lama yg bahannya semakin 'PW' dipakai
mobil lama yg semakin lama semakin oke dikendarai
teman lama yg semakin lama ga ketemu semakin kangen kita buat spent time sama mereka

hummm..but how bout this! kebiasaann jelek lama...????
not sounds pretty good ha?!
thats what I'm(and my husband)trying to vanish from our life
makan byk...kebiasaaan hamil dan nyusuin anak niy(ngeles pdhl anak gw si Biya udah 15bln ga tll bergantung ASI)
santai2 tidur2an di kamar klo ga ada kerjaan
belanja-belanji..(no comment for this)
jalan2 trus makan diluar klo ga ada kerjaan (umm..lg nyoba dikurangin
and the pamungkas thing is (pardon my language)
GESEK CC-->kartu Kredit

gw and suami tuh cuman punya 2 kartu kredt. gw apal dr nomer, limit, pin (U know untuk ambil cash advanced), tgl posting tagihan, tgl tutup tagihan.tiap bulan kita ga pernah absent untuk gunain ni kartu dua, tiap bulan juga kita bisa byr ni kartu smp lunas(well..not always siy, but hey at least I'm trying U know?!^_^)

smp pada suatu ketika gw baca blog nya mbak ini(waving to her ^_^). suddenly kyk ter-tampar (oke I know ini lebay..mana bisa baca blog yg menampar?)
kok bisa ya kita beli hp yg mahal nya hampir sama (ato bahkan lebih) dr gaji kita sebulan?..(gw tersipu)
kok bisa ya ngutang kartu kredit tanpa mikirin bulan depan byr pake apa? (makin tersipu)
kok bisa ya nge-gesek kartu hanya gara2 sale brg murah dan akhirnya pd end of month krn kita ga bisa lunasin utang malah kebelit bunga?? (tercolek dengan kasar)
kok bisa ya kita beliin  anak kita baju, makanan, susu, pake uang yg utang dr kartu kredit (oh..no, lgsng lirik Biya yg lucu nan imut)
kok..
kok?
kok?

I'm finally coming to the next level of 'kesadaran'...
(walau suami blom, dgn pertimbangan dia ga se-konsumtif emak2 satu ini-->maksudnya gw!) gw meninggalkan kartu kredit kesayangan ku yg sudah menemani hari2ku selama 3thn ini di..rumah!

and I say to my self..I need to change my bad old habit and I'm (badly) trying to!!!